Posts

Deja vu

Pagi itu datang seorang gadis di usia ujung belasan tahun ke tenda pameran kami. Tak kuperhatikan sebelumnya, karena saya sibuk dengan bacaan. Sampai kemudian dia bertanya profil kegiatan lembaga kami. Sekilas kujawab seadanya, sambil menutup mulutku yang menguap terus sejak tadi. Terus dia nyerocos bertanya-tanya, sambil tangannya bergerak ke sana ke mari. Akhirnya kututup buku itu, Thus Spoke Zarathustra tulisan Nietzsche punya istriku yang selalu tidak kumengerti walaupun berulang-ulang kali kubaca. Penuh dengan simbol-simbol yang bercerita tentang manusia unggulan Übermensch . Dia bercelana lapangan, berbalut kaos tangan panjang warna tentara, dan kepalanya ditutupi jilbab hitam. Cocok sekali dengan sosoknya yang aktif. Sambil ngobrol tubuhnya lincah berpindah-pindah dari satu meja ke meja lainnya. Aku berusaha untuk terus menanggapinya. Sampai penasaran juga seperti apa sih wajahnya. Tak kulihat senyum di wajahnya sebagaimana halnya orang yang baru kenal biasanya mencoba mengakrab...

Kenapa Indonesia Ga' Maju-maju

Bertahun-tahun, saya heran kenapa sih Indonesia "Tidak maju-maju" meski sudah merdeka 56 tahun. Tapi sekarang... saya sudah tahu alasannya. Berdasarkan data statistik : Jumlah penduduk Indonesia ada 237 juta. 104 juta diantaranya adalah para pensiunan. Jadi yang kerja cuma 133 juta. Jumlah pelajar dan mahasiswa adalah 85 juta. Jadi tinggal 48 juta orang yang kerja. Yang kerja buat pemerintah pusat jadi pegawai negeri ada 29 juta. Jadi tinggal 19 juta yang kerja. Ada 4 juta yang jadi ABRI dan polisi. Jadi tinggal 15 juta yang kerja. Ada lagi yang kerja di pemerintahan daerah dan departemen2x jumlahnya 14,800,000. Jadi sisanya tinggal 200,000. Yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia ada 188,000. Jadi sisa 12,000 orang saja yang kerja. Ada 11,998 orang yang di penjara. Jadi tinggal sisa dua orang saja yang masih bisa kerja. Siapa mereka ??? Yaa... tentu saja SAYA dan ANDA !! Tapi kan ... ANDA 'kan lagi main-main dengan komputer di depan anda...

manusia sempurna (1)

Sabtu kemarin, saya punya kesempatan mengikuti suatu kegiatan dimana saya kuliah dulu. Rasanya baru kemarin, saya najongan kaleng kemudian diwisuda. Rasanya wajah ini, semangat ini masih seorang di usia pertengahan dua puluhan. Tidak berbeda dengan mayoritas mahasiswa/i yang hadir di sana. Tapi kemudian tersadar ketika seorang mahasiswi panitia memanggil Bapak kepada saya dan mempersilakan untuk minum teh botol bagi tamu. Huehehe ... pun ketika saya tanya angkatan berapa? 2003, berarti 13 tahun beda saya dengan dia. Apalagi ketika tahu usia mereka berkisar 19 - 20 tahunan ... lha kita? Bapak ... njrit Mereka di usia produktif. Usia ketika otot lebih berkembang dibanding akal sehat. Usia dimana cita-cita masih digantungkan di langit biru, tak peduli walaupun tanpa tiang ke bumi. Mengawang-awang. Juga, gadis itu mungkin masih tahan 'harga', ketika seorang teman laki-lakinya berusaha 'mendekatinya'. Still looking for Mr. Right Guy, the best one like those...

tombo ati

Semilir ramadhan mulai terasa. TV-TV mulai sibuk dengan acara religiusnya. Sangat senang melihat Tamara berkerudung, soleh kelihatannya. Tapi ... wait ... wait ... siapa itu di acara infotainment yg berbusana tanpa lengan hingga kelihatan kety-nya. Sungguh susah memang kalau melihat tampak luar, orang sangat mudah berganti busana. Padahal you are what you wear ... Seperti susahnya membedakan penceramah agama dan pelawak di tv . Opick sayup-sayup bersenandung 'tombo ati'. Marhaban ya ramadhan ... afwan. Tombo ati: 1. Moco Al-Qur'an angen2 sak maknane 2. Sholat wengi 3. Wong kang soleh kumpulono 4. Weteng siro engkang luwe 5. Dzikir wengi engkang suwe Obat hati: 1. Membaca Al-Qur'an dgn memahami maknanya 2. Sholat malam 3. Berkumpul dgn orang2 Sholeh 4. Perut dlm keadaan kosong (kira2 maksudnya puasa) 5. Dzikir malam yg lama Landong manah 1. Ngaos Al-Quran sareng ngartos kana pamaksadanana 2. Sholat Wengi 3. Ngariung/Ngumpul sareng jalmi-jalmi sholeh 4. Patuang...

Aduh ...

Di mejaku ada setumpuk buku dan artikel. Bacaan yang harus saya lihat satu per satu, mencomot beberapa kalimat dari dalamnya, dan menyusunnya menjadi satu tulisan. Saya dikejar deadline 30 Agustus untuk satu tulisan presentasi. Satu hal yang selalu tidak mudah bagiku untuk menyelesaikannya. Speak-and-listen is much common way to communicate in Indonesian culture as compared to read-and-write . Itu kata Onno W. Purbo yang ahli e-culture ini. Kalimat yang pas dan telah didengungkan oleh para antropolog tentang masyarakat Indonesia [dan mungkin Asia?] Daya bacaku memang rendah dibanding my beloved wife yang bisa melahap satu buku setebal 200 halaman bisa dalam 3 hari. My record was, so far, when I read a novel entitling Ayat-ayat Cinta [ blogger's comment ] in 3 days . Buku yang lainnya, paling banter depan dan belakangnya doang! Pfuih ... Masalahku adalah tidak fokus dan terlalu banyak keinginan. Satu belum beres, lirik lagi yang lain. Nah ... pas deadline seperti gini, mulai deh...

a tribute to diana krall

Image
On these recent days, I enjoy listening Diana Krall's songs. I don't have any idea why, but it makes me cozy up to my restless heart, especially when the night comes. I don't feel comfortable with my recent daily work that makes me feel I am such an idiot: don't know what to do and which why forward. I feel like I don't belong here. This is the first launched blog of mine, so I find myself comfort with a title of one of dianas' song: Narrow Daylight, of which then to be my blog's title. Narrow daylight entered my room Shining hours were brief Winter is over , summer is near Are we stronger than we believe? Yes, shining hours are so brief, while a bulk of tasks are obviously seen. I found myself comfort with the Rolling Stone's songs in last years ago of which those were apparently resembling my rebelious heart. But it seems, and I hope, this to be over, so I step into the 'it's a place where I can find some peace '. Moreover, the ...

it's been a long road and silent

Image
It's been a long road and silent ... I am blessed to have a companion, who have put one and one together and made two. I don't have any idea why God likes me ... much. Thanks God.